Jangan hanya menuntut kejujuruanku.
Aku pun ingin mendengar kejujuranmu.
Tentang sebuah hal bernama perasaan, milikmu,,,
Perasaanku sudah pasti berujung padamu.
Tapi entah mengapa, aku tak yakin perasaanmu berujung padanya.
Entah mengapa aku masih menyimpan sepucuk harapan.
Kamu tau kenapa?
Karena, aku masih melihat tatapanmu kepadaku menyiratkan sesuatu…
Aku masih belum menemukan jawabannya, karena kau selalu menghindari mataku…
Belakangan aku tak lagi bisa menatap matamu dalam,..
Karena, kamu selalu menghindar. Dan akupun menghindar memandangmu.
Sayangku,…
Apakah kamu merasa kehilangan aku?
Kehilangan semua perhatian yang pernah kuberikan padamu?
Kehilangan tatapan sayang yang selalu kulayangkan hanya untukmu?
Maaf, aku tak bisa terus memberikannya padamu. Aku ingin kau jujur padaku, atau melupakan semuanya. Tinggal pilihanmu sayang,..
Aku sudah memilih. Memilih menjauh darimu. Memilih meninggalkanmu. Memilih mencari hati dan mata yang lain untuk menghanyutkanku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar