Aku tau dari awal jika semua ini akan menyakitkan. Bagaimana tidak? Aku beraninya mencintai seseorang yang begitu luar biasa, dan tentu telah termiliki orang lain. Semua keputusan akan beresiko, dan sudah kuterima resikonya. Lara yang begitu mendalam, namun syukurnya aku masih tetap tegak berdiri menatapmu. Meski kedua kakiku terlumpuh dan miris, aku tidak terjatuh dalam penderitaan yang akan menistakanku dan membuatku menjadi manusia tersia-sia. Aku terlalu sibuk menyalahkan diriku dan menganggap diriku tak pantas untukmu,… Namun, bagaimana jika kamu yang tak pantas untukku, sayang? Bagaimana jika kamu yang ternyata tak pantas bersandar lagi di hatiku? Aku sudah memikirkan semuanya. Dan akan sangat tolol jika aku masih menyayangimu. Kamu mungkin memang luar biasa, tapi tak cukup pantas menjadi pengisi di hatiku. Kamu tak pantas menerima semua air mata dan puisi-puisiku. Kamu tak sesempurna itu.
Tak ada yang lebih sempurna daripada – Nya. Dan aku tak mau mencintaimu lebih dari mencintai – Nya.
Hapus aku dari hatimu. Karena aku akan melakukan hal yang sama.
Tapi, satu tahun dari sekarang, aku ingin memastikan kamu tau semuanya. Semua perasaanku yang pernah kutujukan padamu.
satu tahun lagi, entah aku dan kamu sudah menjadi milik siapa.
satu tahun lagi, sayang…….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar